Menikmati Pantai Mentawai

 

Image

Eksotisme Mentawai bukan hanya ada pada budayanya, tetapi juga alamnya. Selain ombaknya yang sangat disukai surfer kelas dunia–terdapat 157 titik ombak sehingga Mentawai diberi ranking nomor 4 top ombak dunia–pantai-pantainya juga bukan main cantiknya. Dari Siberut di utara sampai Pagai di selatan, pantai-pantaiu Mentawai selalu mengundang decak kagum.

Beberapa di antaranya adalah Pantai Tuapeijat, Pantai Mapadeggat, Pantai Makakang (Sipora Utara), Pantai Katiet, Pantai Bosua (Sipora Selatan).

Untuk mencapai pantai-pantai ini tak dibutuhkan biaya banyak, rinciannya sebagai berikut:

Dengan KMP Ambu-ambu (kapal ferry milik ASDP)

Berangkat dari Pelabuhan Bungus, Padang setiap Minggu ke Tuapeijat (ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai). Biaya taksi dari Padang Rp50.000.

Tarif KMP Ambu-ambu Rp85.000 (ekonomi), Rp125.000 (bisnis). Rp300.000 (kamar ABK), ada dua single bed, televisi, kursi dan meja. Kebersihan kapal agak kurang, mohon dimaklumi. Jarang Padang – Tuapeijat kurang lebih 100 km, waktu tempuh 10 jam. Berangkat pukul 20.00 atau 20.30 WIB – tiba di Tuapeijat Pukul 06.00 – 07.00 WIB.

Di Tuapeijat ada 3 hotel melati dekat pelabuhan. Tarif per kamar Rp75.000 – Rp100.000. Fasilitas double bed, 2 single bed, full keramik, kamar mandi di dalam dengan ember besar dan gayung, toilet jongkok, kipas angin, sarapan cari sendiri (tapi banyak warung padang, tak usah kuatir). Nama-namanya Wisma Bintang, Getsemani, Khaterine.

Image

Kalau mau merasakan nikmatnya tidur di uma (rumah tradisional Mentawai), bisa menyewa uma YCM Mentawai, tarif Rp500.000 per malam, fasilitas tikar, kamar mandi (air kurang bersih), bisa menampung 100 orang, jaraknya 5 km dari Tuapeijat, tarif ojek Rp7.500 per orang, carter angkot Rp100.000 bisa membawa 12 orang sekali jalan. Ada PC, telepon dan internet, sewanya lain lagi. Kelebihan: terletak di puncak bukit (view lepas ke Pantai Mapadeggat atau di depan ombak telescope kesukaan para surfer), dekat ke Pantai Mapadeggat (hanya 1,5 km).

Ke Pantai Tuapeijat cukup jalan kaki, karena jarak terjauh tidak sampai 5 km.

Ke Pantai Makakang ada boat carteran Rp300.000 pp, bisa dimuati 10 orang. Lama perjalanan 15 menit. Pantai berpasir putih, bersih dan halus. Tak ada warung. Kalau pengelola resort Aloita lagi baik, bisa numpang duduk di barnya, kalau mau nginap di resort tarifnya US%200 (surfer) per kepala, US$150 (non surfer), untuk tamu lokal Rp700 ribu per malam per kepala. Bonus sarapan, makan siang, makan malam di-charge terpisah.

Acara di pantai: mandi dan berenang, menyelam tanpa alat (kalau mau alat juga bisa sewa milik resort, scuba diving dengan pelatihnya sekalian), bakar ikan (ikannya beli di lapak-lapak yang banyak di Pantai Tuapeijat, minum air kelapa muda (pesan sama penduduk setempat).

Image

Pantai Katiet

Ini agak jauh di selatan pulau Sipora. Dari Tuapeijat bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam.Tarif boat pp Rp2.000.000 (bisa untuk 10 orang), menginap di rumah penduduk (home stay) Rp50.000 per kamar. Makanan dihitung tersendiri. Acara main air di pantai, ada sedikit terumbu karang, air sangat jernih,banyak ikan karang. Kalau sedang musim surfing banyak turis, kapal pesiar dan para penjual aneka kerajinan. Tiap hari bisa main volley, takraw dengan masyarakat setempat.

Image

Kalau beruntung bisa menginap di uma Surfaid International (dengan komunikasi khusus). Bisa menampung 50 orang. Tapi saya tidak tahu kondisinya setelah tsunami 25 Oktober 2010, kemungkinan besar sudah pulih lagi, karena aktivitas surfer nggak terganggu tsunami. Mereka juga jarang tidur di resort, lebih suka di kapal.

Pantai-pantai ini cocok untuk acara reunian, refreshing kantor, piknik kampus.

Berminat? Ayo ke Mentawai!

Image

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/29861_1455211456072_483638_n.jpg

Dermaga Aloita Resort di Pantai Makakang, Tuapeijat, Sipora Utara.

https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/29861_1455212176090_6538700_n.jpg

Pohon kelapa di Pantai Tuapeijat. Bisa dibeli buahnya.

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/29861_1455213576125_3201212_n.jpg

Mandi-mandi di Pantai Tuapeijat yang sebening kaca.

https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/29861_1455214576150_116564_n.jpg

Kursi jemur di Aloita Resort Makakang, kalau penjaga resort lagi bggak angot, bisa numpang kok.

https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/29861_1455215696178_3538116_n.jpg

KMP Ambu-ambu, salah satu kapal yang melayani rute Padang – Mentawai.

https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/29861_1455230976560_5088934_n.jpg

Salah satu sudut Pantai Makakang, bisa main petak umpet

https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/29861_1455241896833_92303_n.jpg

KM Sumber Rezeki Baru, kapal lain yang melayani rute Padang – Mentawai, tarifnya Rp105 ribu (ekonomi), Rp125.000 (kamar), tapi maaf kondisinya agak jorok juga, bawa aja matras, lama perjalanan 10 jam, berangkat setiap hari Jumat pukul 20.00 WIB

https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/29861_1455245256917_4397994_n.jpg

Pantai Mapadeggat, 7 km dari Tuapeijat.

https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/29861_1455249217016_2561611_n.jpg

uma ycm mentawai.

Hmm. nggak keluar ya fotonya??

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s